Pada suatu hari Caca dan Cici pergi jalan - jalan ke mall. Mereka masuk ke toko aksesoris. Tak lama berselang sang penjaga toko pun datang menawarkan bantuan. Layaknya penjaga toko cara bicaranya sangat ramah, tingkah lakunya sopan. Caca dan Cici pun senang dan bersikap sopan kepadanya.
Setelah puas berbelanja aksesoris, mereka melihat - lihat baju di sebuah butik. Sang penjaga butik pun menghampiri, tetapi sang penjaga butik melayani dengan ketus dan tanpa senyum.
Mendapat perlakuan yang buruk Cici pun bersikap ketus pada pelayan butik, tetapi lain halnya dengan Caca. Caca berkata ramah, penuh senyum dan sangat sopan.
Cici heran dengan sikap Caca,
Cici : "kamu kok masih bisa ramah sama penjaga butik tadi? Padahal dia kan dah bentak - bentak gitu ngelayaninnya."
Dengan tersenyum Caca pun menjawab
"Cici, saat ketemu pelayan toko aksesoris yang ramah kamu pun ramah. Tetapi saat ketemu penjaga butik yang judes kamu pun ketus. Justu aku yang harus tanya sama kamu, sebenernya kamu itu orang ramah atau orang judes?? Tunjukin diri kamu yang sebenernya dong........."
Tanpa kita sadari kita membiarkan orang lain menyetir jati diri kita, mereka judes kita balas lebih judes, mereka galak kita balas lebih galak, mereka jahat kita bisa lebih jahat. Uuuppssss....... masa iya sih kita bisa berbuat jahat????
Jangan biarkan orang lain menyetir jati diri kita..... ;-)